Kamis, 19 Maret 2015

Pengertian dan definisi wirausaha menurut para ahli



Sebelumnya ada baiknya penulis bahas pengertian dari wirausaha itu sendiri.Wirausaha atau kewirausahaan adalah kemampuan untuk berdiri sendiri, berdaulat, merdeka lahir dan bathin, sumber peningkatan kepribadian, suatu proses dimana orang mengejar peluang, merupakan sifat mental dan sifat jiwa yang selalu aktif dituntut untuk mampu mengelola, menguasai, mengetahui dan berpengalaman untuk memacu kreatifitas.


Dan berikut Pengertian dan definisi wirausaha menurut para ahli:


1. Peter F Drucker


Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) .


2. Menurut Arif F. Hadipranata, wirausaha adalah sosok pengambil risiko yang diperlukan untuk mengatur dan mengelola bisnis serta menerima keuntungan financial ataupun non uang.


3. Thomas W Zimmerer Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.


4. Kathleen mengemukakan bahwa wirausaha adalah orang yang mengatur, menjalankan, dan menanggung risiko bagi pekerjaan-pekerjaan yang dilakukannya dalam dunia usaha. 


5. Andrew J Dubrin


Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).






6.Robbin&Coulter
Entrepreneurship is the process whereby an individual or a group of individuals uses organized efforts and means to pursue opportunities to create value and grow by fulfilling wants and need through innovation and uniqueness, no matter what resources are currently controlled. (Kewirausahaan adalah proses dimana seorang individu atau kelompok individu menggunakan upaya terorganisir dan sarana untuk mencari peluang untuk menciptakan nilai dan tumbuh dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan melalui inovasi dan keunikan, tidak peduli apa sumber daya yang saat ini dikendalikan. 






7. (Soeharto Prawiro, 1997).


Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth).






8. (Acmad Sanusi, 1994)


Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis.






9. Jean Baptista Say (1816)


Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.






10. Frank Knight (1921)


Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan.






11. Joseph Schumpeter (1934)


Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk:


(1) memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru,


(2) memperkenalkan metoda produksi baru,


(3) membuka pasar yang baru (new market),


(4) Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau


(5) menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Schumpeter mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengkaitkannya dengan kombinasi sumber daya.


12.HarveyLeibenstein(1968,1979)
Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya


13. Penrose (1963)


Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.


.


14. Israel Kirzner (1979)


Wirausahawan mengenali dan bertindak terhadap peluang pasar. Entrepreneurship Center at Miami University of Ohio: Kewirausahaan sebagai proses mengidentifikasi, mengembangkaan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu.






13. Raymond, (1995)


Wirausaha adalah orang yang kreatif dan inovatif serta mampu mewujudkanya untuk meningkatkan kesejahteraan diri masyarakat dan lingkungan.






14. Kasmir (2006)


Wirausaha adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan.

Es Jeruk Segar


pertemuan kali ini saya akan membahas tentang es jeruk segar yang diperdagangkan oleh seorang ibu yang bernama susi lestari. belau berumur 39 tahun dan memiliki anak 2 yang masing - masing berumur 9 dan 4 tahun. ibu susi sudah merintis usaha yang ini sejak 2 tahun yang lalu. bermodalkan dana dari kerabatnya sebesar Rp 3.500.000,- ibu susi menggunakan dana terebut untuk membuka es jeruk. menurut bu susi berjualan es jeruk ini  sangat menguntungkan karena masih jarang yang berjualan jeruk peras langsung dan jeruk ini menggunakan pemanis dari buah jeruk itu sendiri.

bu susi mendapatkan jeruk tersebut dari pemasok, beliau membeli jeruk 150 kilogram dengan harga Rp 25.000,- dengan keuntungan penjualan perhari antara Rp 50.000 sampai Rp 250.000 per hari. kendala dalam penjualan es jeruk ini dikarenakan faktor cuaca yang beberapa bulan belakangan ini kurang bersahabat dengan para pedagang minuman.

pembuatan minuman jeruk ini sangat mudah:
1. ambil cup minuman.
2. es batu seperlunya.
3. peras jeruk 3 - 5 buah
siap dijual


bagaimana??? cukup mudah kan berwirausaha??? sebenarnya dalam berwirausaha tidak ada tidak perlu terpaku dengan dana dan tidak perlu takut bagaimana cara mempromosikan barang dagang anda. memang proses yang sulit dan sering dijumpai oleh para pemerkasa wirausaha adalah bagaimana cara star up atau memulai usaha namun itu adalah suka duka ketika kita menjalankan suatu usaha. dan perlu diketahui juga bahwa semakin sakit kita jatuh semakin besar juga batu loncatan yang kita lalui untuk kesuksesan kita. #salam_entrepreneurship


 1.   Rincian modal awal
a.       Alat pemeras jeruk                                  = 1.000.000,-
b.      Tempat berjualan (rombong)                  = 1.500.000,-
c.       Jeruk segar pada awal berjualan             =    150.000,-
d.      Tempat es                                                =    200.000,-
e.      Es                                                            =     10.000,-
f.        Kantong plastic bening                          =     25.000,-
g.       Kantong kresek                                      =     15.000,-
h.      Banner                                                    =   100.000,-
i.         Rak kaca                                                =   500.000,-


foto outlet es jeruk segar



cara penyajian






video hasil wawancara



l.